Saturday, June 14, 2008
Berdoa
kedua lututmu menahan tubuhmu, telapak kakimu terlihat menyapa, kiri-kanan sejajar. matamu kau pejamkan mencoba khusuk. kulihat kelopak matamu bergerak, terlihat dari kulit pembalut matamu yang bergerak-gerak. bibirmu komat-kamit. aku tau, kau mau berdoa, mau berbicara dengan tuhanmu. kau mencoba mencari ketenangan, memohon kekuatan, karena menurutmu tuhan adalah sejauh doa. kamu mau memohonkan pintamu, keinginanmu, kebutuhanmu.
kemarin kau bertanya. sofa empuk yang kau minta dua tahun lalu tak kunjung tiba di ruang tamumu. pemutar dvd mutakhir yang kau idamkan setahun lalu juga masih belum muncul. bahkan garasimu masih kosong melompong, honda cr-v yang kau pinta tiga tahun lalu juga masih belum menderu.
senyampang waktu masih ada, kau gigih berdoa. kulihat kau tak pernah lelah, kau tak pernah putus asa. kamu terus berdoa. kemarin kau bertanya mengapa doamu belum juga dijawabnya. tapi kulihat kamu terus berdoa, kamu terus bersaat teduh. berharap waktunya tiba, doamu dikabulkan.
hidupmu kulihat tenang, mengalir jernih menyusur relung umur. tulisan "ora et labora" di kusen pintumu menantangmu hingga kulihat kau terus berdoa. pernah kau berujar, tugasmu hanyalah berdoa dan bekerja.

Read more!
posted by Apollo Lase @ 4:49 PM   5 comments
Postingan Terakhir
Info Lain
Postingan Bulan Lalu
Pesan dan Kesan
Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x
Sahabat Terbaikku
Free Hit Counter
Free Hit Counter